Namun, ternyata ada jaringan hukum spiritual yang saling terkait yang dapat memengaruhi setiap aspek kehidupan Anda.
1. Hukum Keesaan Ilahi
Hukum Keesaan Ilahi adalah hukum pertama dari 13 Hukum Universal dan membantu kita memahami bahwa di dunia tempat kita hidup ini, segala sesuatu saling terhubung. Setiap pikiran, perkataan, tindakan, dan keyakinan kita memengaruhi orang lain dan alam semesta di sekitar kita, terlepas dari apakah orang tersebut dekat atau jauh, dengan kata lain, melampaui ruang dan waktu.
2. Hukum Mentalisme (Tidak Dapat Diubah)
Hukum pertama dari tujuh Hukum Universal memberi tahu kita bahwa "Segalanya adalah Pikiran – Alam Semesta adalah Mental". Segala sesuatu yang kita lihat dan alami di dunia fisik kita berawal dari alam mental yang tak kasat mata. Hukum ini memberi tahu kita bahwa ada satu Kesadaran Universal – Pikiran Universal – yang darinya segala sesuatu bermanifestasi. Semua energi dan materi di semua tingkatan diciptakan oleh dan berada di bawah Pikiran Universal yang Mahahadir. Pikiran Anda adalah bagian dari Pikiran Universal – sama jenisnya, hanya berbeda dalam derajatnya. Realitas Anda adalah manifestasi dari pikiran Anda. Inilah Kekuatan Pikiran yang sejati.
3. Hukum Getaran
Segala sesuatu di Alam Semesta bergerak, bergetar, dan bergerak dalam pola melingkar. Prinsip getaran yang sama di dunia fisik juga berlaku untuk pikiran, perasaan, keinginan, dan kehendak kita di dunia Eterik. Setiap suara, benda, dan bahkan pikiran memiliki frekuensi getarannya sendiri, yang unik.
4. Hukum Aksi
Harus digunakan agar kita dapat mewujudkan hal-hal di bumi. Kita harus terlibat dalam tindakan yang mendukung pikiran, mimpi, emosi, dan perkataan kita.
5. Hukum Korespondensi
Hukum Universal ini menyatakan bahwa prinsip atau hukum fisika yang menjelaskan energi dunia fisik, Cahaya, getaran, dan gerak memiliki prinsip yang sesuai di alam eterik atau alam semesta “Seperti di atas, begitu juga di bawah”
6. Hukum Sebab Akibat
Tidak ada yang terjadi secara kebetulan atau di luar Hukum Universal. Setiap Tindakan (termasuk pikiran) memiliki reaksi atau konsekuensi “Kita menuai apa yang kita tabur”
7. Hukum Kompensasi
Hukum Universal adalah Hukum Sebab Akibat yang diterapkan pada berkat dan kelimpahan yang diberikan kepada kita. Hasil nyata dari perbuatan kita diberikan kepada kita dalam bentuk hadiah, uang, warisan, persahabatan, dan berkat.
8. Hukum Ketertarikan
Menunjukkan bagaimana kita menciptakan hal, peristiwa, dan orang yang datang ke dalam hidup kita. Pikiran, perasaan, perkataan, dan tindakan kita menghasilkan energi yang pada gilirannya menarik energi serupa. Energi negatif menarik energi negatif, dan energi positif menarik energi positif.
9. Hukum Transmutasi Energi Abadi
Setiap orang memiliki kekuatan untuk mengubah kondisi kehidupan mereka. Getaran yang lebih tinggi mengonsumsi dan mengubah getaran yang lebih rendah; oleh karena itu, kita masing-masing dapat mengubah energi dalam hidup kita dengan memahami Hukum Universal dan menerapkan prinsip-prinsipnya sedemikian rupa sehingga menghasilkan perubahan.
10. Hukum Relativitas
Setiap orang akan menerima serangkaian masalah (Ujian Inisiasi/Pelajaran) dengan tujuan memperkuat cahaya di dalam setiap ujian/pelajaran ini agar menjadi tantangan dan tetap terhubung di hati kita saat menyelesaikan masalah. Hukum ini juga mengajarkan kita untuk membandingkan masalah kita dengan masalah orang lain dalam perspektif yang tepat. Seburuk apa pun kita memandang situasi kita, selalu ada orang yang berada di posisi yang lebih buruk. Semua relatif.
11. Hukum Polaritas
Segala sesuatu berada dalam sebuah kontinum dan memiliki sisi yang berlawanan. Kita dapat menekan dan mengubah pikiran yang tidak diinginkan dengan berkonsentrasi pada kutub yang berlawanan. Itulah hukum getaran mental.
12. Hukum Ritme
Segala sesuatu bergetar dan bergerak mengikuti ritme tertentu. Ritme-ritme ini membentuk musim, siklus, tahap perkembangan, dan pola. Setiap siklus mencerminkan keteraturan Alam Semesta Tuhan. Para master tahu bagaimana mengatasi bagian-bagian negatif dari suatu siklus dengan tidak pernah terlalu bersemangat atau membiarkan hal-hal negatif merasuki kesadaran mereka.
13. Hukum Gender
Hukum gender terwujud dalam segala hal sebagai maskulin dan feminin. Hukum inilah yang mengatur apa yang kita kenal sebagai ciptaan. Hukum gender terwujud dalam kerajaan hewan sebagai jenis kelamin. Hukum ini menetapkan segala sesuatu di alam sebagai laki-laki dan perempuan. Keduanya dibutuhkan agar kehidupan dapat ada.
Semoga bermanfaat'ah..

Komentar
Posting Komentar