Tradisi mistisme kuno Yahudi seringkalii dianggap sebagai salah satu fondasi paling awal dan berpengaruh dalam dunia okultisme dan esoterik.
Berakal dari ajaran kuno yang konon diturunkan sejak zaman Abraham, bahkan mungkin sejak Nabi Adam.
Kabalah menyimpan pengetahuan rahasia tentang alam semesta, kodrat Ilahi dan hubungan manusia dengan dunia spiritual.
Legenda mengatakan bahwa setelah diusir dari taman Eden, Adam menerima sever reziel, Kitab malaikat reziel, sebuah kitab yang konon berisi pengetahuan mistis tentang struktur Kosmos dan kekuatan-kekuatan tersembunyi dalam penciptaan.
Kitab ini dipercaya menjadi cikal bakal dari berbagai ajaran mistis yang kemudian berkembang dalam kabalah.
Diantara inti ajaran kabalah adalah kosep severod yaitu Konsep 10 aspek Ilahi yang membentuk struktur metafisik dunia, pohon kehidupan.
Kabalistik ini kemudian menjadi simbol esoterik yang mendunia.
Diadaptasi dalam berbagai tradisi olkutisme barat.
Severod bukan hanya dipahami sebagai manifestasi Ilahi tetapi juga sebagai jalan-jalan spiritual yang memungkinkan individu mencapai pencerahan atau Persatuan mistis dengan Tuhan.
Ajaran kabalah juga mencakup ritual-ritual meditasi, visualisasi dan penggunaan kata-kata sakral sebagai mantra.
inilah yang kemudian mempengaruhi berbagai aliran magis dan okutisme dari hermetikisme hingga telema.
Praktik meditasi kabalistik mirip dengan praktik esoterik lainnya, seperti Yoga dan meditasi Timur tetapi dengan nuansa simbolisme Ibrani dan kosmologi Yahudi.
Pada masa renaesens, kabala diadaptasi oleh okutis Kristen, seperti Giovanni Pico de la mirandola dan Cornelius agripa.
Mereka melihat kabala sebagai kunci untuk memahami rahasia alam semesta dan menggambungannya dengan filsafat hermetik dan tradisi gnostik.
Dari sinilah lahir jristiab kabalah yang kemudian berkontribusi pada perkembangan ilmu alkimia, astrologi dan sihir litus Barat
Apa itu kabalah dan apa saja ajaran utama dalam kabalah yang akhirnya menjadi dasar terbentuknya praktik okutisme?
Mari kita simak selengkapnya..
Kabalah adalah tradisi misisme Yahudi yang menawarkan wawasan mendalam tentang hakikat Tuhan, penciptaan alam semesta dan hubungan antara manusia dengan alam spiritual.
Kata kabalah sendiri berasal dari bahasa Ibrani, kabalah yang berarti penerimaan atau tradisi, menunjukkan bahwa ajaran ini diteruskan secara turun-temurun melalui penerimaan lisan maupun tulisan.
Beberapa tradisi kabalah mengklaim bahwa asal usulnya dapat ditelusuri kembali hingga zaman abraham, yaitu Bapak bangsa Yahudi.
Kitab Sefer Yetsirah atau kitab penciptaan.
Salah satu teks kabala paling awal, konon ditulis oleh Abraham atau diilhami oleh ajarannya.
Sever yetzirah, berfokus pada penciptaan dunia melalui 32 Jalan kebijaksanaan yaitu 10 severod, aspek Ilahi, dan 22 huruf dalam abjad Ibrani.
Menurut legenda setelah diusir dari taman Eden, Adam menerima kitab rahasia sever reziel hamalak dari malaikat reziel.
Kitab ini berisi pengetahuan mistis dan rahasia alam semesta.
Kitab Malaikat reziel dianggap sebagai salah satu fondasi awal kabalah.
Pengetahuan ini dipercaya diturunkan kepada Enok atau Idris, dalam tradisi Islam, kemudian kepada Nabi Nuh, Abraham dan seterusnya, hingga mencabai Musa dan nabi-nabi Israil.
Kabala mengklaim bahwa di balik kata-kata harfiah torah terdapat makna tersembunyi yang hanya dapat dipahami melalui pengetahuan esoteris.
Para bijak Yahudi seperti Rabi Simon meyakini bahwa Musa tidak hanya menerima 10 perintah Tuhan, tetapi juga pengetahuan mistis di Gunung Sinai.
Meskipun istilah kabalah belum digunakan, Gagasan mistis dan esoteris sudah ada dalam karya-karya Rabin seperti taumud dan midras.
Kisah penciptaan dan kereta Ilahi merupakan dua aliran mistisme awal yang mempengaruhi perkembangan kabala.
Mistism merkafah, terinspirasi dari visi nabi yezekiel tentang kereta surgawi, dan berfokus Pada perjalanan spiritual untuk mencapai penglihatan Ilahi.
Pada masa ini mistisisme Yahudi mulai berkembang dalam bentuk yang lebih terstruktur.
Pada abad ke-13, kabala mencapai puncaknya dengan munculnya kitab kemuliaan, kitab zohar adalah teks mistis yang ditulis dalam bahasa aram dan dianggap sebagai karya Rabi Simon barocai dari abad ke 2 masehi.
Meskipun para sejarawan modern percaya bahwa teks tersebut ditulis oleh Rabi moshe De Leon di Spanyol.
Zohar menawarkan interpretasi misti terhadap Taurat, menggali magna-makna terdalam dari teks-teks Suci Yahudi melalui simbolisme, alegori dan meditasi.
Teks ini membahas konsep-konsep inti dalam kabalah termasuk 10 aspek Ilahi yang membentuk struktur Kosmos, Konsep tentang Tuhan sebagian tak terbatas, kehadiran Ilahi dalam dunia fisik dan proses perbaikan dunia melalui tindakan spiritual dan moral.
Pada zaman renesens para filsuf Kristen seperti Giovanni Pico de la mirandola memperkenalkan kabala Kristen yang menggabungkan konsep-konsep kabala dengan mistisme Kristen.
tradisi ini mempengaruhi hermetisisme, alkimia, dan sistem magis barat termasuk tarot dan Golden down.
Kabala terus berkembang sepanjang sejarah termasuk gerakan kabala di safet Israel pada abad ke 16 di bawah pimpinan Rabi Isaac Luria.
luria memperkenalkan konsep-konsep baru seperti, penarikan diri Ilahi, pecahnya bejana-bejana kosmik, dan perbaikan rohani.
pada abad ke-20 dan 21, Kabala mengalami kebangkitan dalam budaya populer, sebagian melalui kabala center yang didirikan oleh Rabi Filiper.
Namun kabala tradisional tetap meneguhkan persyaratan bahwa ajaran ini hanya boleh dipelajari oleh orang-orang Yahudi yang sudah matang secara spiritual dan intelektual.
Ajaran utama kabalah
Ajaran utama dalam kabalah mencakup konsep-konsep mendalam tentang penciptaan alam semesta, struktur spiritual, dan hubungan antara manusia dan Tuhan.
Ein Sof (Yang Tak Terbatas)
Dalam kabalah merupakan konsep yang menggambarkan Tuhan sebagai yang tak terbatas dan tidak terbatas.
Dalam bahasa Ibrani, Ein berarti tidak ada atau tanpa, sedangkan Sof berarti akhir atau batas.
secara harfiah Ein Sof dapat diartikan sebagai tanpa akhir atau tanpa batas.
Esensi Ein Sof mencakup misteri ketidak terbatasan Tuhan, yang melampaui semua penggambaran, konsep, dan atributif.
Ein Sof tidak digambarkan dengan kata-kata atau dipahami dengan logika manusia dan setiap upaya untuk memahaminya hanya akan membawa manusia pada paradoks dan Misteri Ilahi.
Ein Sof tidak memiliki bentuk fisik sifat antropomorfis atau identitas individu, dan tidak terikat oleh waktu, ruang, atau hukum alam.
semua yang ada di alam semesta, baik fisik maupun spiritual memancar dari einsof.
Meskipun einsof tidak dapat dipahami, sevirod, memberikan manusia cara untuk memahami manifestasi Ilahi.
Dalam ajaran kabalah, penciptaan sebagai ekspresi Ilahi melibatkan konsep trim Zoom yaitu penyempitan Ilahi.
Sebelum penciptaan hanya ada ein sof yang memenuhi segala ruang.
untuk menciptakan alam semesta, Ein Sof melakukan trim Zoom atau penyempitan diri, menciptakan ruang kosong.
Ini bukan berarti Tuhan menghilang, tetapi menarik diri untuk memberi ruang bagi kebebasan makhluk.
Emanasi melalui sevirot adalah proses di mana Cahaya Ein Sof mengalir dari cater, yaitu mahkota Ilahi, hingga makhuk kerajaan fisik.
Dengan setiap sefirot bertindak sebagai filter atau bejana yang mengubah cahaya murni menjadi energi spesifik. (dalam dunia komputer mungkin bisa disebut sebagai Graphic Card)
Konsep pecahnya bejana menggambarkan peristiwa mistis di mana Cahaya Ilahi memasuki bejana-bejana spiritual yang kemudian pecah karena tidak mampu menahan intensitas cahaya, menghasilkan sebuah Cahaya Ilahi yang terperangkap dalam dunia material.
Akibatnya dunia menjadi terpecah dan tidak sempurna, sehingga tugas manusia adalah memperbaiki dunia.
Sefirot dan Pohon Kehidupan (Etz Chaim)
Sefirot adalah konsep sentral dalam kabalah menggambarkan 10 aspek atau emansi Ilahi melalui nama-nama Tuhan, mencipta dan mengatur alam semesta.
Sevirot membentuk struktur metafisik yang dikenal sebagai pohon kehidupan yang digunakan oleh para kabalis Untuk memahami hubungan antara dunia spiritual dan dunia fisik.
10 Sir dalam kabala dimulai dari emansi tertinggi hingga yang paling rendah. secara prinsip yaitu:- Keter (mahkota): yang paling utama melambangkan kehendak Ilahi. Potensi tidak terbatas dan permulaan penciptaan. disebut sebagai mahkota, karena berada di luar jangkauan pemahaman manusia.
- Cokhmah (kebijaksanaan): adalah aspek Ilham dan pencerahan, Ide-ide murni yang belum terbentuk diibaratkan sebagai benih pemikiran atau ledakan intuisi atau Wahyu.
- Binah (pemahaman): melambangkan proses mental di mana ide dari cokma diolah menjadi konsep konkret. kombinasi cokma/bapak dan binah/ibu dianggap melahirkan ciptaan spiritual
- Chesed (kasih karunia): menggambarkan kebaikan Tanpa Batas, cinta kasih, dan pemberian tanpa syarat. mempresentasikan energi penciptaan yang melimpah seperti air yang mengalir dengan deras.
- Gevurah (kekuatan): melambangkan kekuatan, batas dan penahanan. menyeimbangkan Chi dalam keadilan disiplin, dan kontrol diri.
- Tijeret (keindahan): adalah pusat yang menyatukan kasih sayang dan keadilan. menggambarkan Harmoni, belas kasih dan keseimbangan spiritual.
- Netzach (kemenangan): adalah aspek ketekunan, keteguhan, dan kekuatan untuk mengatasi rintangan. mengandung energi ambisi, meditasi, dan perjuangan yang panjang.
- Hod (kemuliaan): melambangkan kerendahan hati penyerahan diri dan kecantikan spiritual. berperan dalam penyembuhan dan penerimaan kekuatan Ilahi.
- Yesod (dasar): bertindak sebagai jembatan antara dunia spiritual dan fisik. menyimpan energi Ilahi sebelum ditransmisikan ke dunia nyata, dan
- Malkhut (kerajaan): adalah terakhir yang melambangkan dunia metafisik, fisik, dan nyata. merepresentasikan penerimaan dan pernyataan kehendak Ilahi dalam realitas kita.
Sefirot memiliki fungsi dan makna yang mendalam, pohon kehidupan dengan Sefirot sebagai cabangnya menjadi peta metafisik untuk memahami tata cara Tuhan menciptakan alam semesta.
Para kabalis menggunakan Sefirot sebagai alat meditasi, membayangkan cahaya ilahi mengalir melalui setiap tingkat kesadaran.
Setiap Sefirot juga mewakili sifat manusia, seperti kasih sayang atau disiplin, mendorong keseimbangan antara cinta dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari.
Tzimsum / Trim Zoom (penyempitan ilahi)
Trimzum adalah konsep mistis dalam kabalah yang menggambarkan bagaimana Tuhan yang tidak terbatas menciptakan ruang kosong untuk memungkinkan eksistensi alam semesta dalam kebebasan makhluk hidup.
Dalam bahasa Ibrani, trim zoom berarti penyempitan atau penarikan diri, tetapi maknanya jauh lebih mendalam dalam konteks spiritual
trim zoom menggambarkan penciptaan ruang kosong, sebelum segala sesuatunya ada.
Hanya ada Einsof yang memenuhi seluruh keberadaan.
einsof kemudian menyempitkan diri atau menarik diri sebagian dari cahaya ilahinya, menciptakan ruang kosong di mana realitas fisik dan spiritual bisa terbentuk.
Trim Zoom bukan berarti Tuhan benar-benar menghilang tetapi lebih seperti menutupi cahayanya untuk memungkinkan keterpisahan ilusi.
Metafora ini seperti seorang guru yang menahan pengetahuan untuk memberi ruang bagi murid untuk belajar dan berkembang, sehingga Tuhan menciptakan jarak spiritual agar makhluk hidup memiliki kebebasan memilih.
Ajaran trimzum mencakup keberadaan hati Tuhan, di mana Tuhan Yang Maha Besar memilih untuk membatasi dirinya, menunjukkan sifat rendah hatinya.
ini memberikan ruang bagi makhluk hidup untuk menemukannya melalui pilihan bebas, bukan melalui paksaan Ilahi.
kebebasan berkehendak juga diajarkan, di mana tanpa trim zoom Segala suatu akan tenggelam dalam Cahaya ilahi tanpa identitas sendiri.
dengan menciptakan ruang kosong, Tuhan memberi makhluk hidup kemampuan untuk mengenali Tuhan atau menolak Tuhan, menciptakan dinamika spiritual dalam kehidupan.
Shevirat ha-kelim (pecahnya bejana ilahi)
Pecahnya bejana ilahi menggambarkan esensi konsep bejana spiritual, seolah penyempitan ilahi, Tuhan memancarkan Cahaya Ilahi ke dalam pohon kehidupan.
Setiap pohon kehidupan berfungsi sebagai bejana spiritual untuk menampung Cahaya Ilahi.
Namun Cahaya Ilahi yang masuk sangatlah kuat dan bejana-bejana spiritual belum memenuhi struktur yang cukup kuat untuk menahan intensitas cahaya tersebut.
Pohon kehidupan di bagian bawah khususnya dari chesot hingga malhood mengalami kelebihan cahaya tanpa kemampuan menyalurkan atau menyeimbangkan nya, akibatnya bejana-bejana spiritual tersebut pun pecah dan percikan Cahaya Ilahi terhambur ke seluruh realitas material.
Pecahan bejana ini menciptakan ketidaksempurnaan dalam dunia baik secara fisik maupun spiritual.
konsekuensi kosmis dari pecahnya bejana ini mencakup terciptanya kulit atau cangkang, di mana Percikan Cahaya Ilahi terjebak dalam materi dan terbungkus dalam cangkang spiritual negatif.
Klipot melambangkan kegelapan ilusi dan rintangan spiritual (dalam spiritual mungkin biasa disebut kuasa gelap), menciptakan penghalang antara manusia dan cahaya Tuhan.
Dunia material menjadi pantulan terdistorsi dari dunia Ilahi dan munculnya kejahatan, penderitaan dan keterasingan spiritual, dianggap sebagai akibat dari pecahnya bencana ini.
Manusia hidup dalam dunia dualitas di mana ada terang dan gelap, baik dan buruk, suci dan profan.
Tugas manusia adalah membedakan antara Cahaya Ilahi dan klipot, mengembalikan dan mengembalikan keselarasan dengan Tuhan.
Tikun Olam (Memperbaiki Dunia)
Tikun Olam secara harfiah berarti memperbaiki dunia, tetapi dalam konteks kabalah, konsep ini memiliki yang lebih dalam, mencakup perbaikan spiritual moral dan kosmis.
tikun olam adalah upaya untuk mengembalikan harmoni ilahi di dunia yang terpecah akibat pecahnya bejana ilahi dan membawa keseimbangan spiritual dalam setiap aspek kehidupan.
tugas manusia adalah mengumpulkan percikan cahaya ini dan mengembalikan keselarasan ilahi melalui tindakan baik dan kesadaran spiritual.
tikun Olam Bukan hanya perbaikan dalam arti fisik atau sosial tetapi juga melibatkan penyucian jiwa (kultivasi) dan peningkatan kesadaran Ilahi.
Setiap tindakan positif dianggap sebagai kontribusi nyata untuk memperbaiki dunia secara kosmis.
Kavannah (Niat Spiritual)
dalam kabalah Tindakan fisik saja tidak cukup, kekuatan spiritual terletak pada niat batin yang menyertainya.
Kavannah adalah penggerak mistis yang memungkinkan jiwa manusia untuk terhubung dengan Tuhan melalui doa, meditasi, atau perbuatan baik.
saat seseorang berdoa kafanah menuntut konsentrasi penuh sehingga setiap kata yang diucapkan bukan hanya sekedar lafal, tetapi menjadi jembatan energi menuju alam spiritual.
Doa dengan Kavannah dianggap dapat mengangkat jiwa melalui sefirot dalam pohon kehidupan, menciptakan penyatuan mistis antara manusia dengan Tuhan.
dalam praktik mistis kafana digunakan untuk mengendalikan aliran energi Ilahi, baik untuk penyembuhan, pencerahan, maupun mendatangkan kedamaian dunia.
Gilgul Neshamot (reinkarnasi jiwa)
Gilgul neshamot atau reinkarnasi jiwa, secara harfiah berarti perputaran jiwa atau reinkarnasi jiwa. , dalam bahasa Ibrani merupakan salah satu konsep mistis paling mendalam dalam kabalah.
konsep ini menggambarkan bahwa jiwa manusia tidak hanya hidup sekali, tetapi terus mengalami siklus kehidupan berulang kali untuk menyempurnakan misinya di dunia ini.
dalam kabalah jiwa dianggap sebagai percikaan Ilahi yang abadi dan tidak pernah mati.
saat tubuh meninggal, jiwa hanya meninggalkan wadahnya (kendaraan biologis) dan akan lahir dalam tubuh baru untuk melanjutkan perjalanan nya.
Jiwa hadir ke hidup ini untuk menjalankan misi spiritual tertentu termasuk memperbaiki kesalahan yang ada dalam kehidupan sebelumnya, menyempurnakan sifat-sifat spiritual dan menyebarkan cahaya ilahi melalui perbuatan baik dan kebajikan.
Jika dalam kehidupan, misi tersebut belum terpenuhi, jiwa akan kembali dalam kehidupan baru untuk melanjutkan prosesnya.
setiap inkarnasi baru memberi jiwa kesempatan baru untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
proses reinkarnasi ini terus berlanjut hingga jiwa mencapai kesempurnaan spiritual, di mana ia tidak perlu lagi bereinkarnasi dan akan bersatu dengan sumber Ilahi.
Meditasi dan Mantra (Kabbalah Praktis)
meditasi dalam kabalah bertujuan untuk mengosongkan pikiran dan mencapai kesadaran Ilahi.
meditasi ini memungkinkan jiwa untuk naik ke alam spiritual dan berhubungan langsung dengan Einsof.
teknik meditasi kabalistik meliputi pengasingan diri yang melibatkan meditasi dalam keheningan total dan sering kali dilakukan di alam terbuka.
praktisi biasanya berbicara kepada Tuhan secara langsung, seperti berbicara kepada teman dekat, mengekspresikan perasaan terdalam dan mencari bimbingan spiritual.
meditasi melibatkan membaca teks-teks Suci, khususnya zohar atau ayat-ayat Taurat dan merenungkannya secara mendalam, tujuannya adalah untuk mencapai pencerahan batin dan pemahaman esoteris tentang realitas Ilahi.
dalam kabalah huruf-huruf Ibrani bukan sekadar simbol linguistik melainkan dianggap sebagai saluran energi Ilahi dan alat penciptaan alam semesta.
setiap huruf memancarkan getaran spiritual yang unik dan kombinasi huruf-huruf tersebut bisa digunakan untuk mengakses dimensi, untuk memperbaiki jiwa, dan bahkan mengubah realitas fisik.
huruf-huruf Ibrani memiliki esensi khusus Dalam kabalah.
kitab kejadian mengajarkan bahwa Tuhan menciptakan dunia melalui FirmanNya.
dalam kabalah ini berarti bahwa setiap kata dan huruf Ibrani adalah kekuatan kreatif.
huruf-huruf ini diyakini sebagai batu batas spiritual yang membangun realitas esensial.
masing-masing dari 22 huruf Ibrani memiliki nilai numerik, makna simbolis, dan getaran spiritual tertentu.
huruf-huruf tersebut dipercaya sebagai kode-kode mistis yang dapat membangkitkan energi tertentu seperti penyembuhan, perlindungan, atau pencerahan spiritual.
beberapa huruf Ibrani memiliki makna mistis yang mendalam:
- aleph melambangkan keesaan Tuhan, awal mula, dan keheningan. nilai numeriknya adalah satu, menunjukkan keesaan dan persatuan dalam semua ciptaan.
- Dalam ajaran kabalah, Aleph terdiri dari dua Yod, dan saatu Vav, yang jika dijumlahkan menjadi 26, sama dengan nilai nama Tuhan.
- Bet melambangkan rumah dan awal dari Taurat, dengan nilai numerik dua menunjukan kualitas dan penciptaan. Bet mengajarkan bahwa Tuhan menciptakan dunia sebagai rumah spiritual untuk jiwa manusia.
- Shin melambangkan api Ilahi, transformasi dan perubahan. dengan nilai numerik 300 melambangkan kekuatan Ilahi dan perlindungan.
huruf ini sering digunakan dalam amulet perlindungan dan di mezuza gulungan suci di pintu rumah Yahudi.
Hubungan Mikro-Makro Kosmos
dalam ajaran kabalah, terdapat konsep mendalam tentang hubungan antara mikro dan makrokosmos, yaitu Bagaimana manusia sebagai makhluk kecil merupakan cerminan dari alam semesta.
segala sesuatu yang terjadi dalam jiwa manusia juga berdampak pada tatanan kosmis dan sebaliknya.
konsep dasar mikrokosmos dan makrokosmos dalam kabala melibatkan alam semesta.
setiap manusia dianggap sebagai dunia kecil dengan jiwa, tubuh dan pikiran yang mencerminkan struktur alam semesta.
10 sefirot dalam pohon kehidupan juga terdapat dalam diri manusia, menunjukankan bagaimana aspek kehidupan manusia terhubung dengan aspek ilahi .
alam semesta kabal bukan hanya realitas fisik, tetapi juga mencangkup dunia spiritual yang berlapis-lapis, terdapat dunia spiritual utama dalam kabalah yaitu:
- dunia emanasi, dekat dengan Tuhan, penuh Cahaya Ilahi
- beriah atau dunia penciptaan dunianya para malaikat dan arkettipe spiritual
- dunia pembentukan tempat eksistensi roh dan emosi dan dunia tindakan.
- dunia fisik Kita penuh dengan materi dan tindakan nyata.
pengaruh tindakan manusia pada alam semesta sangat signifikan, ketika manusia melakukan tindakan positif dan meditasi spiritual.
itu membantu menyelaraskan energi kosmis dan memperbaiki dunia.
sebaliknya tindakan negatif dapat menciptakan kekacauan spiritual, menyebabkan ketidakseimbangan dalam dunia fisik.
Semoga bermanfaat'ah..


Komentar
Posting Komentar